PUSTIKOM UNJ

Digitalisasi Arsip di UNJ: Solusi Cepat dan Terintegrasi untuk Seluruh Unit Kerja

Jakarta, 20 Agustus 2026Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan sosialisasi Sistem Informasi Arsip Digital sebagai upaya memperkuat pengelolaan dan penyimpanan arsip secara tertib, efektif, dan efisien. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 8 Gedung M. Syafe’i UNJ, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Pd., tersebut menjadi bagian dari upaya UNJ dalam memperkuat tata kelola administrasi dan pengelolaan dokumen secara digital. Sistem Informasi Arsip Digital diharapkan dapat membantu setiap unit dalam menyimpan, mengelola, dan menemukan kembali berbagai dokumen secara lebih sistematis.

Kepala Pustikom UNJ, Drs. Pitoyo Yuliatmojo, M.T., memberikan pengantar sebelum pelaksanaan simulasi dan praktik Sistem Informasi Arsip Digital kepada perwakilan dari setiap unit kerja. Ia mendorong seluruh unit untuk memanfaatkan sistem tersebut secara optimal sehingga arsip dari berbagai aktivitas dan pekerjaan dapat tersimpan dengan baik serta mudah dikelola.

“Sudah saatnya kita tinggalkan cara lama. Jadikan Sistem Informasi Arsip Digital sebagai sistem pengelolaan arsip UNJ yang bisa diandalkan, tempat yang rapi untuk menyatukan semua dokumen unit kerja agar tugas administrasi kita menjadi jauh lebih ringan.” Drs. Pitoyo Yuliatmojo, M.T.

Sistem Informasi Arsip Digital dapat dimanfaatkan oleh fakultas, sekolah pascasajana dan unit kerja di lingkungan UNJ untuk mendukung pengelolaan arsip dan dokumen secara digital. Selain menunjang kebutuhan administrasi dan tata kelola kelembagaan, sistem ini juga dapat membantu penyediaan dokumen untuk berbagai keperluan institusional, termasuk proses akreditasi perguruan tinggi maupun program studi.

Sistem Informasi Arsip Digital dapat diakses melalui myunj.ac.id pada klaster Kepegawaian & Administrasi Umum. Pemanfaatan sistem ini secara optimal diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan arsip yang lebih terintegrasi, tertib, dan mudah diakses sesuai dengan kebutuhan unit kerja.